3 Kitab Syarah Arba’in Imam an-Nawawiy

Bismillahi walhamdulillahi. Imam an-Nawawi ad-Dimasyqi rahimallahu ta’ala adalah ulama besar ahli hadits dan menyukai hal-hal yang bersifat tazkiyatun nafs (sufistik). Maaf mohon bisa dibedakan antara sufistik dan sufi yang berthariqat-thariqat. Sufistik di sini maksud saya adalah hal-hal yang menyangkut penyucian jiwa dan bersifat spiritualisme jiwa. Kitab Arbai’in yang ditulis oleh Imam an-Nawawi menuai banyak pujian oleh para ulama. Sehingga kitab ini bisa dikatakan 1/2 dari agama. Dalam menyusun 42 hadits-nya, Imam Nawawi memilih hadits-hadits yang shahih saja.

Kitab Arbai’in sendiri, ada 4 syarah (penjelasan) yang paling terkenal, diataranya al-Wafi, Fathul Qawiy, Syarah Arbai’in yang ditulis Imam an-Nawawi sendiri dan Syarah yang ditulis oleh sahabat dekat Imam an-Nawawi yakni Daqieq al-‘Ied. Daqieq al-‘Ied adalah seorang ahli fikih, maka tak ayal pembahasan dalam syarahnya lebih menukik dalam bahasa-bahasa fikih. Sedangkan syarah yang ditulis sendiri oleh Imam an-Nawawi, yang beredar di toko-toko buku adalah syarah yang telah dilengkapi dan disempurnakan oleh Syaikh Utsaimin. Sedangkan Fathul Qawiy adalah syarah yang disusun oleh Abdul Muhsin al-Abbad. Kelebihan dari syarah Abdul Muhsin al-Abbad yakni dalam pembahasannya beliau tidak terlalu ringkas dan tidak pula terlalu panjang seperti al-Wafi.

Dalam tulisan ini akan saya berikan link 3 kitab syarah diatas dalam bahasa Arab. Tujuan saya memberikan link dengan kitab-bahasa Arab adalah agar para Thalib dapat sekaligus belajar bahasa Arab dengannya. Baiklah itu saja dari saya. Semoga bermanfaat.

  1. Syarah Arbai’in oleh Imam an-Nawawi yang telah ditambah dan disempurnakan oleh Syaikh Utsaimin rahimallahu ta’ala (Ulama Besar Madzhab Hanbali terkemuka) Syarah Arbain Syaikh Utsaimin
  2. Syarah Arba’in yang disusun oleh Daqieq al-‘Ied (Sahabat Imam an-Nawawi) شرح_الأربعين_النووية_لابن_دقيق_العيد
  3. Syarah Arba’in oleh Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr al-Hanbali as-Su’udi (Guru Besar di Ummul Qura Mekah Munawarah) ; Fathul Qawiy – Abdul Muhsin bin hamad al Abbad al Badr

Iklan

About this entry